Powered by Blogger.

Mobile Menu

More News

logoblog

Minuman Boba Lagi Naik Daun, Royal Xifu Siapkan Kejutan Untuk Pelanggan

10 February 2020
Sektor industri makanan dan minuman di Indonesia adalah salah satu sektor yang punya potensi pertumbuhan cukup besar belakangan ini. Salah satunya yang mulai naik daun adalah minuman bubble tea.

  • Foto: Istimewa

JAKARTA, Bagus - Minuman segar, berbasis teh dan susu plus topping tapioka pearl (boba) ternyata sangat diminati masyarakat Indonesia. Termasuk bubble tea yang berasal dari Taiwan: Royal Xifu.

Animo publik di Tanah Air terhadap minuman ala Taiwan ini sangat tinggi. Bahkan, di beberapa tempat, masyarakat rela antri panjang untuk membelinya. Padahal harga yang ditawarkan 
tergolong tidak murah.

Melihat fenomena itu, salah seorang petinggi Royal Xifu Maulana mengatakan pihaknya sedang menyiapkan kejutan untuk para pecinta bubble tea. Mereka akan menjawab permintaan pasar terhadap minuman yang lagi nge-hits itu.

"Kami membuat boba yang murah, namun dengan kualitas premium,” ujar Maulana, petinggi Royal Xifu kepada wartawan di Bekasi, kemarin.

Sejauh ini, Royal Xifu menghadirkan semua product minuman yang sedang trend di pasaran. Harganya affordable, namun kualitas premium, hanya di kisaran harga Rp12.000.

Najib Wahab, Founder Royal Xifu mengatakan pihaknya sedang secara bertahap menambah gerai di seluruh Indonesia. Sejauh ini, sudah ada 15 gerai yang mereka punya. Targetnya, 500 gerai hingga tahun depan.

“kita mencoba sinergikan minuman yang di bawah dan kelas menengah dan atas, lalu terbiasa di masyarakat,” ucap Najib.

Pihaknya, lanjut Najib juga membuka peluang kemitraan. Karena bisnis minuman boba ini membagi 2 pola bisnis: Pertama sebagai franchise dan corporate. "Kita juga buat sendiri. Fifty-fifty, 50 persen kita kelola sendiri dan 50 persen kita franchise kan," terangnya.

Kini, minuman boba asal Taiwan itu sudah punya pabrik di Tanggerang Selatan. Najib mengatakan, perusahaannya juga akan mendirikan gudang-gudang baru khusus untuk Rotal Xifu. Agar mempermudah produksi di area Jabodetabek dan Surabaya. 

"Sebetulnya SDM kita masih baru di Royal Xifu. Tetapi di belakang Infrastruktur sudah lumayan banyak," pungkasnya.