Powered by Blogger.

Mobile Menu

More News

logoblog

Soal Netflix, Menkominfo Johnny G Plate Jadi Omongan di Media Sosial

26 December 2019
Pencinta film kini tak lagi bisa menikmati layanan Netflix secara legal, karena terhitung mulai awal tahun 2020 layanan streaming itu tidak dapat lagi diakses.

  • Menkominfo Johnny G Plate melakukan rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Komplek Parlemen. Foto: NET

JAKARTA, Bagus -
 Menkominfo Johnny G Plate menjelaskan bahwa pemblokiran salah satu layanan media streaming itu dilakukan oleh  PT Telkom Indonesia (Persero).

"Kami tidak memiliki hak atau wewenang untuk terlibat dalam masalah ini, karena menyangkut soal bisnis," kata Johnny, di Jakarta Rabu (25/12/19)

"Terkait masalah ini menjadi persoalan bisnis kita yang mungkin ada sesuatu yang sifatnya komersial. Pemerintah untuk saat ini, terpenting mentaati  aturan," jelasnya saat diwawancarai oleh media, Jakarta, Rabu (25/12)/19)

Berbagai cuitan muncul dimedia sosial terkait masalah, setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika akan  memblokir situs video streaming film bajakan di IndoXXI.

Semakin menjadi-jadi pelanggan setia dari IndoXXI yang menanti akan film terbaru dari situs tersebut, kemungkinan tidak lagi situs video streaming yang serupa menampilkan kemudahan bagi penontonnya menikmatti setiap layanan dari IndoXXI yang tak berbayar dan tanpa iklan.

Film tidak hanya dinikmati di IndoXXI  saja tetapi dapat dinikmati di bioskop atau layanan penyedia film yang dapat diakses oleh pencinta film.

Menonton film berkualitas menjadi idaman bagi pencinta film, namun semenjak terjadinya pemblokiran Netflix oleh Telkom tidak dpat lagi masyarakat menikmati film dengan  legal di Netflix.

Netflix sudah diblokir Telkom pada Maret 2019, dimana pada saat itu terjadi masalah internal dari kedua layanan tersebut.

Maka terjadilah persaingan dalam penyedia akses layanan tersebut, yaitu Netflix dan telkom , sehingga telkom memutuskan untuk memblokir setiap film yang ada di Netflix.

DOK. Ist

Masyarakat tidak akan menikmati film dari Netflix terhitung awal tahun 2020, kecuali adanya perubahan kebijakan.

Semenjak adanya pemblokiran akses Netflix, kini telkom beralih ke layanan lainnya dengan melakukan kerjasama untuk membanngun layanan vidio streaming, seperti Hooq, dan IndiHome dengan iFlix.

Terkait hal tersebut tentunya ada hal yang aneh di perusahaan telkom tersebut mengenai alasan pemblokiran Netflix. alasan yang di lontarkan telkom berlum dirasa kuat untuk memblokir akses film di Netflix.

Padahal Netflix sudah lama berdiri di layanan film yang sudah banyak digunakan oleh penggunanya untuk menikmati film streaming di Netflix, seharusnya wacana pemblokiran sudah dilakukan pertama kali peroperasi, jika hal tersebut tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Beberapa penggemar film streaming di Netflix tidak rela jika layanan penyedia film ini diblokir, karena bertahun-tahun mereka menggunakan layanan tersebut.

ZHARFAN dalam cuitannya diakun twitternya @DEVOlDFEELINGS mengatakan, “ Ayok, gan. Mending kita download film sebanyak-banyaknya dari indoxx*i sebelum diblokir tanggal satu,”

Hal ini sesuai dengam Rahma haya siregar dalam cuitannya diakun twitternya @dohikasiregar, “ Karenamu hari hari ku tak apa tanpa cinta apakah akan ada penggantimu #indoxx#lebahganteng,”

Namun ada yang mendukung adanya pemblokiran tersebutm, seperti Indra Kurniawan dalam cuitannya diakun twitternya @lazy21 mengatakan, “Kalau mau lebih banyak konten lokal di @NetflixID ya buat yg berkualitas dulu lah. Buktinya udah banyak kok yg bisa masuk Netflix dan juga @HBO,”