Powered by Blogger.

Mobile Menu

More News

logoblog

Mitos dan Fakta Seputar Ibu Menyusui

11 December 2019
Mitos dan Fakta Seputar Ibu Menyusui
Setelah mengandung dan melahirkan, tahapan berikutnya yang harus dijalani oleh seorang ibu adalah menyusui bayi. Karena memang ASI ini merupakan sumber makanan utama pada bayi yang baru lahir.

Ilustrasi    

Namun, sebagian masyarakat Indonesia masih mempercayai mitos-mitos, termasuk mitos seputar ibu menyusui. Oleh karena itu, dalam tulisan kali ini akan memberikan informasi tentang mitos dan fakta seputar ibu menyusui sebagai berikut :

1. Mitos : Bayi akan mendapatkan cukup ASI dalam waktu 5-10 menit pertama. 

Fakta : Dalam hal ini, disarankan ibu menyusui bayi selama 15 menit pada setiap payudara, sehingga total waktu menyusui adalah 30 menit. Akan tetapi, daripada mengacu pada lama menyusui, lebih baik ibu melihat tanda-tanda yang menunjukkan bayi kenyang, misalnya tangannya rileks, melepaskan puting dengan santai dan tenang.

2. Mitos : Ada orang yang beranggapan bahwa harus ada jeda saat menyusui supaya payudara penuh terlebih dahulu. 

Fakta : Setiap ibu menyusui dan bayi adalah pasangan yang unik, jadi supply dan demand ASI selalu seimbang. Pada kenyataannya tubuh ibu menyusui selalu memproduksi ASI. Sehingga fungsi payudara ini seperti menjadi tangki ASI yang tersedia jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh bayi. Jadi, saat payudara kosong, tubuh dengan cepat memproduksi ASI. Dan saat payudara mulai penuh, maka produksi ASI melambat. Dalam hal ini, jika ibu menunggu payudara penuh untuk menyusui, maka tubuh akan menerima pesan bahwa kebutuhan bayi sudah cukup dan justru akan mengurangi produksi ASI.

3. Mitos : Ada orang beranggapan bahwa bayi yang baru lahir itu hanya butuh 8 kali menyusui dalam sehari, 5-6 kali sehari setelah berumur 3 bulan, dan tidak lebih dari 4-5 kali sehari setelah 6 bulan. 

Fakta : Padahal kenyataannya belum tentu benar. Karena frekuensi bayi menyusui bervariasi sesuai kebutuhan perkembangan mereka, pasokan ASI dan kapasitas payudara ibu. Selain itu, growth spurt dan kondisi kesehatan sangat memperngaruhi pola menyusui mereka.

4. Mitos : Jumlah susu yang dikonsumsi bisa menentukan jeda waktu menyusui berikutnya. 

Fakta : Padahal bayi yang minum ASI, lambungnya akan lebih cepat kosong dibandingkan dengan bayi minum susu formula. Hal ini dikarenakan molekul ASI lebih kecil sehingga lebih cepat dicerna.

5. Mitos : Ada orang yang beranggapan bahwa semakin sering menyusui bayi maka akan membuat stok ASI menurun. 

Fakta : Padahal jika ibu rutin menyusui, maka produksi ASI akan mengikuti jadwal dan kebutuhan sang bayi. Ketika bayi mengalami growth spurt sekalipun, maka tubuh akan menyesuaikan jumlah ASI yang dibutuhkan oleh bayi. Growth spur ini merupakan kondisi ketika bayi membutuhkan ASI lebih banyak dari biasanya. Pada umumnya growth spurt ini terjadi pada usia 7-10 hari, 2-3 minggu, 4-6 minggu, 3 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 9 bulan. Selain itu, kondisi ini terjadi sekitar 3 hari sampai 1 minggu lamanya, lalu nafsu makan sang bayi akan kembali normal.

6. Mitos : Ibu hanya perlu menyusui 4-6 kali dalam sehari guna mempertahankan persediaan ASI. 

Fakta : Padahal produksi ASI sangat dipengaruhi oleh frekuensi menyusui, dan pasokan ASI akan menurun pada saat ibu mengurangi frekuensi menyusui. Dalam hal ini, idealnya bayi yang belum menerima MPASI membutuhkan ASI setiap 2-3 jam sekali, tanpa peduli siang atau malam hari. Jadi frekuensi menyusui yang ideal dan mencukupi untuk bayi adalah 8-12 kali sehari.

Itulah beberapa mitos dan fakta seputar ibu menyusui, semoga tulisan ini ada guna dan manfaatnya bagi anda semua.